7 FAKTA MENARIK FESTIVAL DOLANAN ANAK PLAYON, NOMOR 6 WAJIB TAHU!

administrators 30 Juli 2026 14:35:45 8

Libur sekolah sering menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Ketika rutinitas sekolah berhenti sejenak, anak-anak memiliki lebih banyak waktu di rumah. Kondisi ini membuat orang tua harus mencari berbagai kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.


Di era digital saat ini, kekhawatiran terhadap penggunaan gawai dan media sosial juga semakin besar. Banyak orang tua yang tidak ingin anak-anak menghabiskan masa liburan hanya dengan bermain gim atau scrolling media sosial. Karena itu, mereka mulai mencari alternatif kegiatan yang membuat anak tetap aktif bergerak, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan.


Menjawab kebutuhan tersebut, Museum Benteng Vredeburg menghadirkan Festival Dolanan Anak PlayOn 2026 yang berlangsung selama libur sekolah, mulai 24 Juni hingga 28 Juli 2026. Festival ini menjadi salah satu pilihan wisata edukasi keluarga yang mengajak anak-anak mengenal kembali dolanan tradisional melalui pengalaman bermain yang menyenangkan.


Selama 35 hari penyelenggaraan, PlayOn menghadirkan beragam permainan, aktivitas edukatif, hingga pengalaman menjelajahi museum. Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi. Berikut tujuh fakta menarik dari Festival Dolanan Anak PlayOn.

1. Kincir Angin dan Kuda Raksasa Menjadi Ikon Festival

Salah satu daya tarik yang langsung mencuri perhatian pengunjung adalah hadirnya kincir angin raksasa dan mainan kuda berukuran besar di kawasan Plaza Barat Museum Benteng Vredeburg.

Kincir angin yang biasanya dimainkan dalam ukuran kecil disulap menjadi instalasi raksasa yang berputar mengikuti hembusan angin. Sementara itu, mainan kuda raksasa menjadi spot favorit pengunjung untuk berfoto bersama keluarga. Kehadiran dua ikon ini membuat suasana festival terasa semakin ceria dan penuh nuansa masa kecil.

2. Ada 15 Dolanan Tradisional yang Bisa Dimainkan Gratis

PlayOn menghadirkan 15 dolanan tradisional khas Yogyakarta yang dapat dimainkan oleh seluruh pengunjung tanpa biaya tambahan.

Permainan yang dimainkan secara berkelompok antara lain cublak-cublak suweng, gobag sodor, ancak-ancak alis, jamuran, dan engklek. Ada pula permainan individu seperti egrang, gasing, yeye, benthik, dan yoyo. Sementara permainan yang dimainkan berdua meliputi bekel, bas-basan, dan gatheng.

Seluruh permainan dapat dinikmati secara gratis setelah pengunjung membeli tiket masuk museum.

3. Banyak Aktivitas dan Hadiah Menarik

Tidak hanya bermain dolanan tradisional, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif seperti Bingo Stamp Hunt, VredeQuest, Detektif Vredeburg, gim Kahoot, hingga pemutaran film.

Setiap aktivitas menghadirkan tantangan yang berbeda dengan kesempatan memperoleh hadiah menarik. Seluruh kegiatan tersebut dapat diikuti tanpa biaya tambahan sehingga memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung.

4. Bermain Sekaligus Menjelajahi Museum

Festival PlayOn menggunakan tiket masuk Museum Benteng Vredeburg sebagai tiket utama. Artinya, dalam satu kali kunjungan, pengunjung tidak hanya dapat menikmati seluruh arena permainan, tetapi juga menjelajahi museum.

Pengunjung dapat mengunjungi Diorama 1 hingga Diorama 4, menikmati berbagai koleksi museum, serta mengeksplorasi area publik Museum Benteng Vredeburg. Satu tiket menghadirkan dua pengalaman sekaligus: bermain dan belajar sejarah.

5. Menjadi Pilihan Wisata Keluarga Selama Libur Sekolah

Festival PlayOn berhasil menarik perhatian banyak keluarga yang sedang mencari destinasi liburan edukatif.

Para orang tua mengaku tertarik karena festival ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal dolanan tradisional yang dulu menjadi bagian dari masa kecil mereka. Di sisi lain, banyak pengunjung dewasa yang datang bersama teman maupun keluarga untuk bernostalgia dan kembali memainkan permainan yang sudah lama mereka tinggalkan.

Selama penyelenggaraan, lebih dari 20.000 pengunjung datang dan meramaikan Festival Dolanan Anak PlayOn.

6. Akan Kembali Hadir pada Tahun 2027

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Museum Benteng Vredeburg berencana kembali menyelenggarakan Festival Dolanan Anak PlayOn pada tahun 2027.

Penyelenggaraan berikutnya direncanakan hadir dengan konsep yang lebih meriah, pilihan permainan yang semakin beragam, serta aktivitas pendukung yang lebih atraktif sehingga mampu menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan bagi seluruh pengunjung.

7. Mendapat Apresiasi Positif dari Masyarakat

Selama festival berlangsung, Museum Benteng Vredeburg menerima banyak tanggapan positif dari para pengunjung. Berdasarkan wawancara dengan beberapa orang tua, mereka merasa PlayOn menjadi ruang untuk mengenang masa kecil sekaligus menciptakan pengalaman baru yang menyenangkan bersama anak-anak. Banyak pula yang menilai festival ini menjadi alternatif kegiatan yang mampu mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai selama masa liburan.

Selain memberikan apresiasi, para pengunjung juga menyampaikan berbagai masukan, seperti penambahan jenis dolanan tradisional, aktivitas edukatif yang lebih beragam, hingga area bermain yang lebih luas. Berbagai saran tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan Festival Dolanan Anak PlayOn berikutnya.

Melalui Festival Dolanan Anak PlayOn, Museum Benteng Vredeburg menunjukkan bahwa museum tidak hanya menjadi tempat belajar sejarah, tetapi juga ruang bermain, belajar, dan membangun kedekatan antargenerasi. PlayOn menghadirkan pengalaman yang mempertemukan kenangan masa kecil orang tua dengan keceriaan anak-anak masa kini dalam satu ruang yang penuh makna.


Penulis : Noibenia Gendrit K R (Publikasi Museum Benteng Vredeburg)

Editor : Lilik Purwanti

facebook  twitter-x  whatsapp  


Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?