Kupas Pemanfaatan Sosmed, Podcast Talk Talk Museum hadirkan Owner Roti Gembong

administrators 13 September 2022 08:56:57 82


Program kegiatan Podcast Talk Talk Museum sebagai hasil kerjasama antara Museum Benteng Vredeburg dengan Komunitas Volkschool, pada Sabtu (3/9/2022) menghadirkan tema obrolan “Life in Social Media”. Hadir sebagai bintang tamu, Rifawan Pradipta (owner roti gembong) dan Drs. Budi Husada (Kabid pemeliharaan dan Pengembang/an Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan DIY). Acara ini dipandu oleh Host, Isye Dewi dengan ditemani oleh Felix Kriz (Co-Host) dan Novi Kalur (Sketsa)

Acara ini dibuka dengan mini sketsa yang dibawakan oleh Novi Kalur dan Iwan Agastya. Sketsa membawakan cerita tentang perubahan kehidupan masyarakat terutama di bidang komunikasi dengan keberadaan sosial media. Perkembangan teknologi membuat informasi semakin cepat diterima. Dikaitkan dengan sejarah masa lalu, perjuangan pahlawan Indonesia terhambat dengan komunikasi dan informasi yang belum semaju saat ini namun tekad dan semangat membuat hambatan komunikasi dapat diatasi. Baik di masa lalu maupun masa kini media komunikasi tidak dapat dilepaskan dari keseharian, sehingga kita harus mampu memanfaatkan keberadaan media sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan baik. 

Selanjutnya, dalam sesi bincang-bincang dengan bintang tamu, Drs. Budi Husada mengungkapkan tentang bagaimana komunikasi dahulu dilakukan melalui media massa konvensional seperti radio dan televisi. Sementara bintang tamu Rifawan Pradipta yang merupakan generasi milineal berbagi cerita bagaimana ia memanfaatkan media sosial dalam memulai bisnis mengingat peran media sosial mampu melebihi jangkauan media konvensional. Ia kemudian membagikan pengalamannya berkenalan dan memanfaatkan media sosial yang bermacam-macam, mulai dari Facebook, Instagram hingga Twitter. 

“Kehadiran sosial media membantu mengembangkan usaha saya. Promosi dan Penetrasi brand roti Gembong banyak terbantu dengan medsos”, papar Rifawan.

Lebih lanjut Rifawan mengungkapkan bahwa Instagram dan Facebook menjadi sarana efektif dalam mempromosikan produk-produk yang ia kembangkan. Kedua media sosial tersebut menjadi andalan media promosinya dikarenakan mayoritas konsumen produknya merupakan pengguna Facebook dan Instagram. 

Sementara bagi Budi Husada, media sosial mempertemukan kembali teman dan rekan kerja yang lama tidak terhubung hingga bisa kembali menjalin komunikasi. Media sosial membuat perluasan jejaring semakin mudah. Dalam pekerjaan sebagai penggiat kebudayaan, Budi mencoba menggunakan media sosial media untuk mendorong kreativitas dan inovasi instansi pemerintah untuk menarik masyarakat memperhatikan eksistensi dan kelestarian kebudayaan.


Penulis: Lilik Purwanti (Pamong Budaya Ahli Pertama Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta)



Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?