Antusias Seremoni HUT RI ke-78, Peserta Upacara Kenakan Pakaian Adat Sabang-Merauke

administrators 18 Agustus 2023 14:10:39 363

Memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan negara Republik Indonesia yang ke-78, seluruh pegawai dan peserta magang ikut antusias mengikuti upacara yang bertujuan untuk merefleksikan perjuangan yang dilakukan pahlawan untuk merebut kemerdekaan, dilaksanakan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Kamis,17/08/2023). Seluruh petugas dan peserta upacara mengenakan pakaian adat tradisional dari setiap daerah sesuai norma kepantasan. Hal ini sangat menarik, karena seluruh peserta yang mengikuti upacara masing-masing mempamerkan pakaian adat. Tentu, hal ini sangat membanggakan sekali, karena selurus peserta upacara tidak hanya mengikuti upacara, namun mereka juga mengangkat nilai-nilai positif yang tertanam dari kebudayaan yang ada di setiap daerah dari Sabang-Merauke.

Seremonial Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan republik Indonesia ke-78, tentu membahwa suatu semangat juang yang tinggi bagi rakyat Indonesia, terutama untuk generasi penerus anak bangsa dalam memperingati momentum hari kemerdekaan, untuk mengangkat dan mempertahankan ide nasionalisme tumbuh di dalam diri mereka. Demikian hal ini juga menyadarkan kepada semua bahwa bagaimana hebatnya perjuangan yang dilalui oleh para pahlawan yang sudah berkorban demi merebut kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Karena itu biasanya, seluruh rakyat Indonesia dengan penuh gembira dan senang hati ikut antusias dalam menyambut acara HUT di seluruh tanah air Nusantara.

Kegiatan upacara dipimpin oleh M. Rosyid Ridlo selaku Kepala Unit Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta sebagai Pembina Upacara membacakan Sambutan sekaligus Amanat Pembina Upacara 17 Agustus 2023 Kemendikbud. Salah satu pesan Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi “Dari para pendahulu bangsa, kita belajar bahwa kemerdekaan adalah suatu yang harus diperjuangkan. Kemerdekaan Indonesia tidak dihadiahkan oleh bangsa asing, tetapi dipertaruhkan dengan seluruh jiwa dan raga. Perjuangan yang dilalui masih diteruskan sampai saat ini dengan Merdeka Belajar”.

Selain membacakan amanat, Rosyid menambahkan “Upacara ini bukan seremonial saja, tetapi bagaimana memperkuat karakter dan mengingat proses ini berdiri dan mengisi kemerdekaan. Dengan membayangkan masalalu, kini dan upaya yang kita lakukan di masa depan. Apapun yang terkait dengan institusi kita tetap bersatu, melaju dan maju!”

“Dengan kunci gotong royong, menciptakan kebersamaan, dan dari kebersamaan akan terbentuk kekeluargaan. Dan dengan mempertahankan disiplin diri serta disiplin bersama untuk tetap saling support memberikan gagasan untuk melaju bersama dan menjadi kebanggaan bersama”. Imbuhnya menutup sesi pembacaan Amanat Pembina Upacara.

Diakhiri dengan penyerahan SK Purna Tugas kepada Drs. Suharja (Sub Koordinator Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dan Museum Perjuangan Yogyakarta) dan Susena (Registrar Museum).

Penulis: Dafri Weya [Mahasiswa magang Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta]

Editor : Ita Ratnasari

 

 

 

 



Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?