Laksanakan Surat Edaran Gubernur, ASN Museum Vredeburg Laksanakan Upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan

administrators 02 Maret 2023 14:25:36 370

Seluruh ASN Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Senin (1/3/2023) melaksanakan Upacara peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara di halaman Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Meskipun ditengah berlangsungnya upacara turun hujan gerimis, namun baik peserta maupun petugas dan pembina upacara tetap berdiri tegak, dan melangsungkan upacara dengan khidmat. Dalam upacara ini, PNS mengenakan seragam Korpri, dan pegawai honorer mengenakan seragam atasan putih bawahan hitam. 


Upacara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 003/2175 tentang Upacara Bendera Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2023. Upacara peringatan Hari Penegakan Kedaulatan ini merupakan upacara perdana, setelah sebelumnya ditetapkan pada 24 Februari 2022 sebagaimana dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang penetapan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara. Sebagaimana kita ketahui bahwa peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan suatu momentum  bersejarah pergerakan kemerdekaan dengan Yogyakarta sebagai episentrumnya. Ditengah upaya Belanda untuk menghapus Indonesia dari peta dunia, peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan suatu upaya perlawanan anak bangsa, sekaligus sebagai upaya membuka mata dunia Internasional yang menunjukkan bahwa Indonesia masih ada.


Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Drs. Suharja, sebagai pembina upacara dalam kesempatan tersebut, membacakan Amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta pada Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2023. Dalam amanatnya, Gubernur mengungkapkan bahwa Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara Tahun 2023, memang selayaknya dimulai dengan kontemplasi batin “Liring Pangastuti Trusing Tyas”— bahwa hati sanubari dan cakrawala pikiran memang harus dibuka seluas-luasnya, agar Hari Penegakan Kedaulatan Negara, menjadi suluh penerang dan inspirasi dalam mencintai tanah air Indonesia. Sementara itu, Kecintaan warga negara Indonesia, akan terbangun secara nyata, apabila tataran “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dapat dicapai, melalui pembangunan yang adil dan beradab.


“Sehingga tepat kiranya, apabila makna kedaulatan, benar-benar ditransformasi dan diaktualisasi, dalam berbagai upaya membangun kesejahteraan masyarakat. Dengan didukung penyelenggara negara yang bekerja cerdas dan berkeadilan; pendidik dan pelajar yang kreatif dan ikhlas berlandaskan keilmuan; rohaniawan yang mengamalkan kesalehan ritual dan kesalehan publik; wirausahawan yang inovatif; dan didukung oleh kreativitas warga, semoga Hari Penegakan Kedaulatan Negara, dapat menjadi inspirasi peradaban, dalam membangun Indonesia dan masyarakatnya yang sejahtera dan berbudaya”, pungkas Kepala Museum mengakhiri pembacaan Naskah Pidato Gubernur Sri Sultan HB X. 

Penulis: Lilik Purwanti (Pamong Budaya Ahli Pertama Unit Utama Museum dan Cagar Budaya)



Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?