Museum dan Komunitas Saling Menguntungkan, FOKUSlah yang Menghidupkan Museum

administrators 02 September 2019 10:26:38 33

 

Sosialisasi dan publikasi museum dapat ditempuh melalui apa saja dan dimana saja. Masyarakat menjadi sasaran utama keberadaan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dalam menjalankan visi misi museum. Oleh karena itu untuk memudahkan sosialisasi museum kepada masyarakat, museum bermitra dengan komunitas. Komunitaslah yang nantinya menghidupkan museum melalui kegiatan-kegiatannya di museum.

Salah satunya, Paguyuban Onthel Cibuk Lor (POCIL) sahabat museum yang minggu lalu (25/08/2019) resmi bergabung dalam Forum Komunitas Museum (FOKUS) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Pagi itu penyematan Pin Sahabat Museum anggota POCIL secara simbolis dilakukan oleh Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Suharja kepada ketua POCIL diikuti anggota lainnya.

                   


Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta membuka diri bagi komunitas, meskipun termasuk museum sejarah tidak hanya komunitas yang berlatarbelakang sejarah saja yang bisa berkegiatan di museum ini. Berbagai komunitas dari komunitas dongeng, komunitas sepeda onthel, komunitas renda, komunitas musik, komunitas malam museum, komunitas menulis, hingga komunitas arkeologi juga tidak ketinggalan komunitas sejarah sendiri sudah tergabung dalam FOKUS.

Adanya kerjasama museum dan komunitas ini saling menguntungkan, kolaborasi ini memiliki banyak manfaat, diantaranya komunitas mendapatkan fasilitasi tempat dari museum, komunitas sendiri sebagai media penyebaran informasi. Secara tidak langsung komunitas menjadi kepanjangan tangan museum dan menggandeng anggotanya untuk berkegiatan di museum, tentunya diharapkan hal tersebut akan semakin meluas jangkauannya, masyarakat yang belum mengenal museum yang tertarik dengan aktivitas komunitas akan datang ke museum, dari situlah kemudian datang ke museum dan mengenal museum serta menularkan virus museum ke masyarakat lain.

Komunitas bekerja menjaring masyarakat ke museum, tugas pengelola museum menciptakan berbagai kegiatan untuk menarik pengunjung dan menciptakan daya tarik museum sehingga pengunjung akan selalu kembali mengunjungi museum.

POCIL yang baru saja menjadi anggota FOKUS telah membuktikan menyebarkan museum ke masyarakat. Mereka bangga menjadi kepanjangan museum, terbukti Pin Sahabat Museum dan atribut Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dibawany menghadiri peresmian Onthel Brengosan Club (OBC) pada Minggu (1/09/2019) di Magelang.



Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?



Berikut ini adalah Reformasi Birokrasi (RB) Pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download Soft Data Dibawah ini :

Grand Design Reformasi Birokrasi (RB) :

Peraturan Presiden RI No. 81 Tahun 2010 Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025.

Road Map Reformasi Birokrasi (RB) :
1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014.
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019.

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta :

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Elektronik Dokumen (e-doc) Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Informasi Pelayanan Pengaduan Berupa SMS yang Dapat Diakses Oleh Publik Dimanapun Berada Dengan Menggunakan Handphone / Mobile Phone Di Nomor : 081226099292

Portal Layanan Pengaduan Online Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.


http://ult.kemdikbud.go.id/