Resensi Buku 'Tarian Bumi'

administrators 30 November 2025 15:00:04 4

 

Identitas Buku : 

Judul                           : Tarian Bumi

Pengarang                  : Oka Rusmini

Penerbit                       : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit                 : 2007

Jumlah halaman         : 177

ISBN                           : 978-602-03-3915-3

 

Perempuan memiliki peranan penting dalam pembentukan generasi berikutnya. Ia tidak hanya bertanggung jawab mendidik anak-anak, tetapi juga menjunjung kehormatan keluarga serta menjaga warisan budaya. Dengan mengambil latar waktu tahun 1996, “Tarian Bumi” akan mengajak pembaca melihat bagaimana perempuan menjalankan peranan penting tersebut dalam sistem kasta di Bali. Melalui tokoh-tokoh yang ada, buku ini kemudian menunjukkan bahwa perempuan seringkali dibebani oleh tuntutan adat dan status sosial.


Secara keseluruhan, novel ini menceritakan tentang kehidupan perempuan yang cukup kompleks dengan sistem perkastaan di Bali. Setidaknya terdapat tiga perempuan utama yang diceritakan, yaitu Luh Dalem, Luh Sekar, dan Ida Ayu Telaga Pidada. Luh Dalem merupakan perempuan Sudra (kasta terendah). Kisahnya paling tragis di antara tokoh-tokoh yang lain. Luh Dalem pernah menjadi korban pelecehan seksual sampai kedua matanya buta. Sedangkan Luh Sekar, adalah perempuan Sudra miskin dengan kehidupan menyedihkan tak jauh beda dari Luh Dalem. Ia melihat tragedi yang menimpa Luh Dalem, menyaksikan ibunya itu perlahan-lahan putus asa dalam hidup. Ia berambisi menjadi pragina—penari terbaik di Bali—dan menikahi seorang Brahmana (kasta tertinggi) demi mengubah nasib . Namun, pernikahan tersebut terus diwarnai penghinaan.


Sementara itu, Telaga atau Ida Ayu Telaga Pidada adalah tokoh paling beruntung. Ia terlahir kaya, pintar menari, dan berkasta Brahmana. Luh Sekar selalu menanamkan harapan agar kelak ketika anaknya dewasa itu dapat menjadi pragina dan menikahi seorang Brahmana. Sang nenek tidak bosan menyampaikan nilai-nilai kebangsawanannya kepada Telaga. Namun, didikan ketat tersebut menciptakan jiwa pemberontak di dalam diri Telaga. Ia justru terpikat oleh seorang Sudra sampai rela melepas gelar Ida Ayu demi menjalani kehidupan baru.

Buku ini memiliki alur cerita yang menarik. Mengutip komentar di halaman kedua oleh Barbara Hatley, bahwa “Tarian Bumi” berfokus pada kehidupan empat generasi wanita Bali yang memiliki batasan fisik (ruang) dan psikologis (mental, sosial) secara ketat. Untuk menyambung cerita wanita satu generasi ke generasi lain, Oka Rusmini menggunakan alur campuran. Pemilihan ini sangat brilian, karena jika menggunakan alur maju saja, “Tarian Bumi” mungkin kehilangan esensi. Bagian pertama ketika Luh Sari–anak Telaga–mengungkapkan segala keinginan tentang masa depan, seolah menjadi sebuah prolog yang dengan epik mengantarkan cerita ini pada ingatan Telaga ketika dirinya masih seorang putri Brahmana. Alur campuran pada novel ini mampu membuat pembaca penasaran dan bertanya-tanya mengapa para tokoh bisa sampai di titik tersebut. Penulis juga ahli menyisipkan informasi tentang kebudayaan Bali tanpa mendistraksi alur cerita. Misalnya, pada saat ibu Luh Sekar meninggal, terdapat narasi singkat yang menjelaskan cara pengurusan jenazah menurut adat Bali. Namun demikian, “Tarian Bumi” hanya bercerita seputar perempuan Brahmana dan Sudra. Akan lebih baik jika kehidupan perempuan berkasta Ksatria dan Waisya juga disorot sehingga   gambaran kehidupan perempuan dalam sistem perkastaan di Bali menjadi lebih  lengkap. 


“Tarian Bumi” sangat layak dibaca oleh peminat sastra, isu perempuan, serta budaya–terutama budaya Bali. Buku ini lebih disarankan untuk pembaca berusia 18 tahun ke atas karena memuat beberapa adegan intim. Bahasa yang digunakan pun cukup padat dan eksplisit. Bagi pembaca awam, terdapat catatan kaki untuk memperjelas istilah-istilah Bali sehingga konteks cerita tetap mudah dipahami.



Penulis : Dieny Permata Ainy

Editor : Lilik Purwanti

facebook  twitter-x  whatsapp  


Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?