Sarasehan Temu Komunitas "Apresiasi Komunitas Terhadap Museum"

administrators 12 Oktober 2015 10:02:02 377

sarasehan1 Yogyakarta, 10 Oktober 2015. Museum berdasarkan definisi dari Internasional Council of Museum (ICOM) adalah institusi permanen, nirlaba atau tidak mencari keuntungan, melayani kebutuhan publik dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha mengumpulkan, mengkonservasi, melakukan penelitian, mengkomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan (rekreasi). Secara umum fungsi museum adalah sebagai pusat dokumentasi dan penelitian ilmiah, pusat seni, tempat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa, dan sebagai obyek wisata. Sedangkan fungsi museum yang ada sekarang sudah meluas beberapa aspek yang esensial dari keberadaan sebuah museum ditengah-tengah masyarakat, tidak hanya untuk menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi sudah membelajarkan masyarakat untuk lebih mencintai budayanya sendiri maupun budaya orang lain. Strategi pemanfaatan museum sebagai sumber informasi membuka kesempatan yang lebih luas kepada peneliti, generasi muda dan masyarakat sebagai media untuk melakukan aktivitas museum. Dalam rangka meningkatkan peran dan fungsinya, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Temu Komunitas dengan mengambil Tema "Apresiasi Komunitas Terhadap Museum". Pemilihan tema ini karena keanekaragaman komunitas yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat yang terlibat dalam kegiatan museum. Museum berupaya menjaring aspirasi komunitas sehingga dapat diperoleh masukan-masukan yang dapat mengembangkan dan memajukan kegiatan museum dan sekaligus museum sebagai kegiatan dari berbagai komunitas. Kegiatan Temu Komunitas diselenggarakan tanggal 10 Oktober 2015 selama satu hari dalam rangka ikut meramaikan kegiatan Vredeburg Fair 2015, diikuti oleh 150 peserta dari berbagai komunitas diantaranya Forum Komunitas Museum (FOKUS), museum-museum peserta pameran temporer Vredeburg Fair 2015, museum-museum di Yogyakarta yang tergabung BARAHMUS, guru-guru, mahasiswa dan pelajar, serta pemerhati museum. Dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu : Prof. DR. Heddy Shri Ahimsa Putra, MA. M.Phil. dengan batasan tema "Strategi Pengembangan Kemitraan Museum dengan Komunitas"; DR. Daud Aris Tanudirjo dengan batasan materi "Makna dan Fungsi Museum dalam Tantangan Masa Depan"; dan Ir. Yuwono Sri Suwito,MM dengan batasan tema "Strategi Pengembangan Museum Melalui Budaya" serta dimoderatori Drs. Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso).


Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?



Berikut ini adalah Reformasi Birokrasi (RB) Pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download Soft Data Dibawah ini :

Grand Design Reformasi Birokrasi (RB) :

Peraturan Presiden RI No. 81 Tahun 2010 Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025.

Road Map Reformasi Birokrasi (RB) :
1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014.
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019.

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta :

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Elektronik Dokumen (e-doc) Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Informasi Pelayanan Pengaduan Berupa SMS yang Dapat Diakses Oleh Publik Dimanapun Berada Dengan Menggunakan Handphone / Mobile Phone Di Nomor : 081226099292

Portal Layanan Pengaduan Online Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.


http://ult.kemdikbud.go.id/