"Ngumpulake Balung Pisah" Ratusan Javanese Diaspora Kangen-kangenan di Museum Benteng Vredeburg

administrators 18 April 2017 15:44:31 442

DSC_4679 Yogyakarta, Ratusan Javanese Diaspora dari berbagai negara dan wilayah di Indonesia berkumpul di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Senin (17-04-2017) Javanese Diaspora ke tiga bertajuk "Ngumpulake Balung Pisah" resmi dibuka dengan ditandai pemukulan gong dan pemotongan buntal oleh Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro. DSC_4681 DSC_4677 Seorang Diaspora dari Suriname berkesempatan menyanyikan lagu "Matur Nuwun Simbah" dan dinyanyikan bersama oleh segenap peserta Javanese Diaspora lainnya. "Diaspora Jawa adalah keturunan orang Jawa yang tidak lagi tinggal di Jawa, bisa di luar negeri maupun di luar Jawa tetapi masih di Indonesia", begitu tutur Indrata Kusuma Prijadi selaku Ketua Panitia Diaspora tahun 2017 ini. Menurut pria yang sering melalang buana menjadi diaspora ini "Wong Jowo kalau diajak ngumpul seneng banget, sekalipun dari luar negeri mereka semangatnya selalu ada untuk nguri-uri budaya Jawa". DSC_4666 DSC_4664 Sesuai dengan tema yang diusung "Biyen, Saiki lan Mbesuk" terselenggaranya event internasional  ini untuk mempertahankan jati diri dan Budaya Jawa, semangat gotong royong dan kebersamaan Diaspora dari peserta Belanda, New Caledonia, Suriname, Malaysia, Singapura, Thailand, Meksiko, Australia, Jepang, jawa Deli, Jawa Tondano, Jakarta, dan lain sebagainya berkumpul di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Tidak sedikit biaya yang mereka keluarkan demi kerinduannya pada Budaya Jawa, nuansa Jawa. Seluruh peserta dan panitia mengenakan pakaian adat Jawa dengan pengantar bahasa Jawa Ngoko. DSC_4663 DSC_4661 Peserta Diaspora ini datang dari berbagai negara dan berbagai profesi tetapi satu bahasa yang menyatukan mereka dalam berkomunikasi yaitu bahasa Jawa Ngoko. Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X yang juga sebagai pembina Diaspora menyampaikan "Semua Diaspora yang berkumpul disini kangen akan budayanya, agar kita sebagai tuan rumah bersikap ramah serta tetap berprinsip pada masyarakat yang Hamemayu hayuning bawana". Dengan sangat terpaksa Pangeran Haryo menyampaikan pidatonya menggunakan bahasa Jawa Ngoko yang belum pernah beliau lakukan sebelumnya berbicara di depan orang-orang terhormat dan lebih tua dengan tidak menggunakan bahasa Jawa Kromo/halus agar dimengerti oleh peserta Diaspora. DSC_4662 DSC_4659 Disampaikan pula oleh Kanjeng Pangeran Haryo bahwa mereka Diaspora adalah agen-agen Budaya Jawa dimana saja, tidak hanya di Jogja, Jawa, Indonesia, bahkan untuk Dunia. Salah satu agenda rangkaian kegiatan Javanese Diaspora ini akan ada Dinner dan Dialog dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta, Dialog dengan Raja menggunakan Bahasa Jawa Ngoko di dalam Keraton ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah sejak berdirinya Keraton Yogyakarta Tahun 1755. Tetapi Sri Sultan Hamengku Buwono memberikan ijin dialog tersebut. DSC_4647 DSC_4689 Rangkaian kegiatan Javanese Diaspora 3 ini sebagian besar dilakukan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dan terbuka untuk umum selama 17-23 April 2017. Diantaranya kegiatan pemutaran film dokumenter, kompetisi Stand up Comedy, Filosofi Jawa, Workshop Batik, Bahasa dan aksara Jawa, Pemutaran Film, Ziarah Makam Raja di Kotagede dan Imogiri, Kunjungan Museum Tani jawa dan Desa Budaya Gilangharjo, Pencak Silat, Memasak, Bedah Buku, Pembuatan Jamu, Pertunjukan Ramayana Ballet, Seminar/Sarasehan, Dialog dengan Raja, Javanese Diaspora Art Performance, dan Sambung Rasa. Sebagai Pendukung kegiatan Javanese Diaspora 3 juga digelar pameran Lukisan dan aktivitas Diaspora Jawa dari seluruh perjuru Dunia, serta aneka stand bazar yang menjual beraneka produk. DSC_4646 DSC_4692


Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?



Berikut ini adalah Reformasi Birokrasi (RB) Pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download Soft Data Dibawah ini :

Grand Design Reformasi Birokrasi (RB) :

Peraturan Presiden RI No. 81 Tahun 2010 Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025.

Road Map Reformasi Birokrasi (RB) :
1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014.
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019.

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta :

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Elektronik Dokumen (e-doc) Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Informasi Pelayanan Pengaduan Berupa SMS yang Dapat Diakses Oleh Publik Dimanapun Berada Dengan Menggunakan Handphone / Mobile Phone Di Nomor : 081226099292

Portal Layanan Pengaduan Online Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.


http://ult.kemdikbud.go.id/