Senin Museum Tutup, Saatnya Mereka Beraksi

administrators 08 Januari 2018 10:56:22 465

Yogyakarta, Senin merupakan hari dimana museum tutup dan tidak bisa dikunjungi pengunjung, tetapi hari Sabtu dan Minggu bahkan beberapa hari Libur Nasional museum tetap buka. Hari senin dimanfaatkan pengelola museum untuk melakukan perawatan koleksi dan tata pameran, serta pembenahan. Hal serupa juga dimanfaatkan pengelola Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Setiap hari senin saat museum sepi bahkan tidak ada pengunjung memasuki area museum terkecuali tamu kedinasan, tim konservator melakukan perawatan preventif pada diorama. Terdapat empat Diorama di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, untuk setiap minggunya dihari Senin konservator melakukan perawatan rutin pada Diorama satu ke yang lainnya. Hari ini Diorama II yang dilakukan perawatan, perawatan berupa penggantian silica gel sebagai zat mencegah terbentuknya kelembapan yang berlebih. Silika gel merupakan produk yang aman digunakan untuk menjaga kelembapan obat-obatan, bahan sensitif, elektronik, bahkan makanan sekalipun. Silika gel mencegah terbentuknya kelembapan yang berlebih. Silika gel adalah substansi-substansi yang digunakan untuk menyerap kelembapan dan cairan partikel dari ruang yang berudara/bersuhu. Silica gel juga membantu menahan kerusakan pada barang-barang yang mau disimpan. Silika gel yang siap untuk digunakan berwarna biru. Ketika silica gel telah menyerap banyak kelembapan, ia akan berubah warnanya menjadi pink(merah muda). Ketika ia berubah menjadi warna pink(merah muda), ia tidak bisa lagi menyerap kelembapan. Ia harus meregenerasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menghangatkannya di dalam mesin oven. Panasnya mengeluarkan kelembapan, lalu ia akan berubah warnanya menjadi biru dan kembali bisa digunakan. Minirama yang terdapat pada Diorama II Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta atau sering disebut dengan dome  dibuka dan dilakukan pembersihan yang terdapat didalamnya termasuk patung lilinnya yang telah berusia puluhan tahun. Pada halaman dalam Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta juga dilakukan pembersihan, pemangkasan pohon-pohon perindang juga dilakukan agar museum tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung museum. Masih tetap rindang dan teduh meski di tengah kota menjadi daya tarik lebih Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta selain koleksinya yang terawat dengan tata pameran yang edukatif dan menyenangkan didukung pula dengan bangunan kuno gaya eropa yang sangat megah dan apik.  


Bagaimana informasi yang disediakan website ini?
   

Bagaimana informasi yang disediakan website ini?



Berikut ini adalah Reformasi Birokrasi (RB) Pada Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta. Untuk Lebih Jelasnya Silahkan Download Soft Data Dibawah ini :

Grand Design Reformasi Birokrasi (RB) :

Peraturan Presiden RI No. 81 Tahun 2010 Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025.

Road Map Reformasi Birokrasi (RB) :
1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2010 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2010-2014.
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019.

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta :

Surat Keputusan Tim Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Elektronik Dokumen (e-doc) Reformasi Birokrasi (RB) Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Informasi Pelayanan Pengaduan Berupa SMS yang Dapat Diakses Oleh Publik Dimanapun Berada Dengan Menggunakan Handphone / Mobile Phone Di Nomor : 081226099292

Portal Layanan Pengaduan Online Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.


http://ult.kemdikbud.go.id/