Napak Tilas Gerakan Perempuan Indonesia- Vredeburg Ramaikan Pekan Pendidikan Jogja

Peringatan Hardiknas tahun 2018 yang melibatkan 10 UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di DIY, IKAPI dan SEAMEO for QITEP in Mathematics suatu lembaga regional dibawah dan bertanggung jawab kepada Sesjen Kemdikbud, dan Komunitas Pesta Pendidikan dalam kegiatan Pekan Pendidikan Jogja.

Dengan mengangkat tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21–27 April 2018 di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Pameran temporer dari peserta terlibat digelar di teras Diorama II Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta selaku tuan rumah menggelar Pameran Temporer dengan tema “Wanita dan Pendidikan”.

Martabat perempuan harus diperjuangkan dan dipertaruhkan karena ia tak diperoleh hanya dengan berpangku tangan. Sutan Sjahrir pernah mengatakan bahwa “hidup yang tak pernah dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan.”

Para perempuan Indonesia telah “menang”. Martabat mereka telah terangkat. Derap laju langkah mereka setidaknya telah membuka mata kolonial, bahwa perempuan Indonesia tak ingin lagi dijajah.

Sejak sebelum Indonesia merdeka, mereka sudah berkalang tanah memperjuangkan dan mempertaruhkan jiwa raga mereka. Beberapa perempuan Indonesia telah tampil di panggung sejarah dalam membela bangsa dan kaumnya.

Kartini dikenal sebagai salah satu tonggak kebangkitan perempuan Indonesia. Keberadaannya menjadi simbol perempuan Indonesia di masanya. Ia memperjuangkan kebutuhan dasar perempuan jaman itu, pendidikan.

Para perempuan Indonesia juga mulai mengorganisir diri menyiapkan Kongres Perempuan I tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta yang menjadi titik balik perjuangan gerakan perempuan Indonesia. Dalam kongres ini berbagai organisasi perempuan bersatu bekerja sama untuk kemajuan kaum perempuan.

Pameran ini digelar untuk mengingatkan kembali sekaligus menyemangati para perempuan Indonesia, bahwa martabat harus diperjuangkan, dan dalam hidup ini perjuangan ke arah sana masih penting untuk dilakukan.

Menampilkan juga empat Patung R.A. Kartini, Patung Dewi Sartika, Patung Ahmad Dahlan, Patung Ki Hadjar Dewantoro, dan Patung tiga Tokoh Perempuan Penggagas Kongres Perempuan Indonesia I. Turut dipamerkan koleksi pendukung Duaja Aisyiyah.

Pameran temporer ini terbuka untuk umum dan digelar dari tanggal 21-26 April 2018.

Leave a Comment