Festival Tantular 2018. Wayang Suluh Menyapa Sidoarjo

 

Dalam rangka HUT Museum Negeri Mpu Tantular Ke-44, tanggal 20-23 September 2018 diadakan Festival Tantular yang bertempat di Museum Negeri Mpu Tantular Sidoarjo Jawa Timur. Festival Tantular kali ini mengambil tema “EKSPLORASI EKSOTIKA BENDA KRIYA ADILUHUNG UNTUK MEMPERERAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA”.

Kegiatan Festival Tantular ini bertujuan untuk melestarikan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia. Dibuka pada hari Kamis, 20 September 2018 oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur kehadiran Festival ini mampu menjadi magnet kuat bagi masyarakat Jawa Timur.

Kegiatan Festival Tantular 2018 diikuti oleh berbagai instansi kebudayaan dan komunitas. Adapun rangkaian kegiatan Festival Tantular 2018 ini antara lain:

– seminar

– lomba membuat desain batik

– pameran bersama koleksi benda kriya

– Pameran seni rupa

– Jamasan Keris

– Ruwatan Sukerto

– Gebyar Seni Komunitas Sahabat Museum Mpu Tantular

– Pagelaran wayang kulit

 

Museum Benteng Vredeburg turut berpartisipasi dengan menampilkan koleksi berupa wayang suluh yang terdiri dari wayang suluh Diponegoro, Kyai Mojo, Jenderal De Kock dan Kompeni. Cerita yang diangkat dalam wayang suluh ini adalah tentang Perang Jawa yang merupakan konflik perang antara Pangeran Diponegoro dengan penjajah Belanda.

Leave a Comment